Meskipun kapal terbang didesign untuk beragam tujuan,
kebanyakan dari kapan terbang memiliki komponen-komponen utama yang sama. Sifat
keseluruhan secara garis besar ditentukan oleh sasaran dasar orisinilnya. Kebanyakan
struktur kapal terbang terdiri dari fuselage (badan kapal terbang), wings
(sayap), empennage (bagian ekor kapal terbang), landing gear (roda pendaratan),
dan powerplant (stasiun pembangkit listrik/tenaga)
a.
Fuselage (Body)
Fuselage meliputi kabin dan/atau kokpit, yang mana berisi
tempat duduk untuk penumpang dan area kontrol dari kapal terbang. Selain tambahan,
fuselage juga dapat menyediakan ruangan untuk kargo dan komponen kapal terbang
lainya. Beberapa pesawat udara menggunakan struktur tiang penopang (truss)
terbuka. Konstruksi fuselage dengan tipe truss terdiri dari tabung baja atau
alumunium. Kekuatan dan kekakuan dicapai dengen mengelas tabung-tabung tersebut
menjadi satu dengan bentuk segitiga yang disebut dengan trusses (tiang
penopang/penyangga)
b.
Wings
Sayap adalah airfoil yang disambungkan di masing-masing
sisi fuselage dan merupakan permukaan yang mengangkat pesawat di udara. Terdapat
berbagai macam rancangan sayap, ukuran dan bentuk yang digunakan oleh pabrik
pesawat. Setiap rancangansayap memenuhi kebutuhan dari kinerja yang diharapkan
untuk rancangan pesawat tertentu.
c.
Empenagage
Nama yang tepat untuk bagian ekor dari kapan terbang
adalah empennage. Empennage meliputi seluruh bagian belakang pesawat yang
terdiri dari permukaan yang tetap seperti pengatur keseimbangan vertikal dan
horizontal. Permukaan yang dapat bergerak antara lain kemudi (rudder),elevator
(kemudi naik atau turun pada pesawat), dan satu atau lebih penjanga
keseimbangan (trim tabs)
d.
Landing Gear
Landing gear / roda pesawat adalah penopang utama pesawat
pada waktu parkir, taxi (bergerak di darat), lepas landas atau pada saat
mendarat. Tipe paling umum dari landing gear terdiri dari roda, tapi pesawat
terbang juga dapat dipasangi float (pelampung) untuk beroprasi di atas air atau
ski, untuk medarat di salju. Landing gear terdiri dari 3 roda, dua roda utama
dan roda ketiga yang bisa berada di depan atau dibelakang pesawat. Landing gear
yang memakai roda belakang disebut conventional wheel. Pesawat terbang dengan
conventional wheel juga kadang-kadang disebut dengan tailwheel. Jika roda ketiga
bertempat di hidung pesawat, ini disebut nosewheel, dan rancanganya disebut
tricycle gear. Nosewheel atau tailwheel yang dapat dikemudikan membuat pesawat
dapat dikendalikan pada waktu beroprasi di darat.
e.
Flight Control Surfaces
Tiga sumbu sekitar putaran sebuah pesawat udara. Nama ketika
sumbu tersebut adalah longitudinal, lateral, dan vertical. Ketiga sumbu ini
bersilangan satu sama lainya yang biasa dikenal sebagai titik berat centre of
gravity (CG) yang mana semua beban berimbang dan berputar.
f.
Power Plant
Power plant biasanya termasuk mesin dan baling-baling. Fungsi
utama dari mesin adalah menyediakan tenaga untuk memutar baling-baling. Mesin juga
menghasilkan tenaga listrik, sumber vakum untuk beberapa instrument pesawat,
dan di sebagian besar pesawat bermesin tunggal, menyediakan pemanas untuk
penerbang dan penumpangnya
2. secondary Structure Member (berfungsi untuk
memperbaiki performance pesawat)
a. Engine cowling / Necelles
b. Nose Redome
c. Wing Tip
d. Fairing
No comments:
Post a Comment