Menjelang PPDB 2015 tentunya ada beberapa kalangan yang
akan kebingungan dalam menentukan pilihan hidup selanjutnya. Buat mereka yang lulus
TK lalu ingin melanjutkan ke tingkat SD, saya kira tidak banyak kendala toh
tinggal pilih sekolah yang menurut orang tua cocok. Bagi mereka yang baru lulus
SD dan ingin melanjutkan ke tingkat SMP tidak terlalu banyak masalah juga toh,
sebab sekolah SMP dimana-mana sama saja.... tinggal pandai memilih saja mana
sekolah SMP yang pas dan cocok lingkunganya. Nah, menurut pengalaman pribadi
masalah dalam menentukan pilihan hidup barulah muncul ketika kita akan
menentukan tujuan sekolah setelah lulus SMP. Kenapa kok yaa? Karena dalam tahap
ini kita sudah mulai berpikir ke depan, jurusan apa yang diinginkan supaya
menunjang karir, biayanya kira-kira mahal nggak yaa kalau masuk sekolah ini?
Dan sebagainya... dan sebagainya...
Setelah dinyatakan lulus dari tingkat satuan pendidikan
SMP tentunya kita ingin dong yaa melanjutkan ke tingkat pendidikan berikutnya
(kecuali bagi mereka yang ingin putus sekolah) tetapi bingung nih ada dua jalur
pilihan melanjutkan ke tingkat sekolah atas. Mau masuk sekolah SMA atau SMK?
Benar tak? Pendidikan SMA dan SMK di Indonesia dinyatakan sederajat. Tetapi
bagai kembaran mereka serupa tapi tak sama. Masing-masing pendidikan SMA dan
SMK mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan mereka tak bisa
disamakan begitu saja. Yuk, kita bahas satu-satu berdasarkan pengalaman
Nararya!
~SMA~
Orang bilang masa-masa terindah adalah masa-masa SMA. Di
Bandung sendiri banyak sekali sekolah-sekolah SMA bertebaran dimana-mana dengan
berbagai macam nama dan ciri khasnya. Ada sekolah yang ciri khas orang
pinter... ada... sekolah yang ciri khasnya orang borju semua... ada... sekolah
yang ciri khasnya show room mobil... ada.... sekolah yang ciri khasnya
cewek-cewek pake rok ngatung dan ngegawean hal yang nggak penting juga ada....
begitulah segelintir carut-marut pendidikan disini. Setelah lulus SMP,
menentukan pilihan SMA menjadi destinasi selanjutnya tentu pilihan yang tidak
buruk. Melalui pendidikan SMA para peserta didik akan dibekali berbagai macam disiplin
ilmu yang hampir keseluruhanya adalah teori sebab civitas akademika SMA ini
nantinya akan dijuruskan kembali ke bangku perkuliahan melalui jalur-jalur
SNMPTN maupun SBMPTN yang tentunya akan terasa lebih mudah jika kamu adalah
siswa SMA. Namun ingat lohh setelah lulus SMA kamu itu WAJIB melanjutkan ke
bangku kuliah untuk pendidikan profesi. Jika kira-kira kamu ini berasal dari keluarga
yang mampu dan mempunyai rencana untuk kuliah lebih baik masuk SMA saja toh...
Oh ya, SMA sendiri tak semua memiliki pendidikan yang rata lohh ada beberapa
sekolah SMA yang dicap superior dan ada juga beberapa sekolah SMA yang tidak
terkenal/biasa-biasa saja. Tapi dimana pun itu yang terpenting adalah kita
dapat mengembangkan diri, iya nggak?
~SMK~
Mind set orang-orang pasti siswa-siswi SMK tuh kalangan
yang menengah kebawah? Iya nggak? Walaupun faktaknya benar namun tidak semua siswa-siswi
SMK itu yang dari kalangan menengah ke bawah kok~ melalui pendidikan SMK para
civitas akademika diarahkan untuk menjadi seorang praktisi yang siap untuk
bekerja di lapangan setelah lulus nanti.... berbeda halnya dengan SMA
pendidikan vokasional ini memiliki jam terbang yang lebih ke praktik dengan
dibekali teori yang tentunya tidak semembludak siswa SMA. Pada awal masuk
belajar kebanyakan civitas akademika SMK akan merasa sangat drop, stress,
frustasi, sampai kejang-kejang, dan akhirnyanya harus menentukan pilihan lagi
apakah masih mau bertahan atau get out dari SMK. Pendidikan SMK mempunyai
sistem yang nggak beda jauh sama bangku perkuliahan.... hampir tiap hari
berangkat subuh pulang maghrib, belajarnya yang seteng-seteng (jadi asa nggak
tentu), selesai praktik harus buat laporan, belum lagi ditambah kegiatan exskul
dan lain-lainya. Setelah lulus dari SMK kita pun masih punya pilihan lohh...
mau kuliah, kerja, atau jadi wirausaha. Jika kita memilih kerja, tentu siswa
SMK akan lebih mudah keterima dibanding dengan orang yang ngelamar lulusan
SMA. Jika memilih ingin kuliah siap-siap
harus belajar exstra keras untuk mengejar berbagai ketertinggalan teori untuk
menghadapai ujian SNMPTN dan SBMPTN. Jika ingin wirausaha siap-siap modal dehh.
Namunnn........ akan lebih baik siswa SMK pun mengenyam lagi bangku perkulihan.
Sebab jika nanti bekerja yang hanya lulusan SMK akan kesulitan dalam perolehan
gaji dan kenaikan pangkat.
Pada intinya mau memilih pendidikan SMA atau pun SMK
terserah kalian sendiri, pilihan ada di tangan kalian sendiri. Manusia tentu
masing-masing memiliki jalan hidup. Belum tentu yang SMA akan lebih sukses atau
pun SMK akan selamanya menjadi kacung. Yang terpenting adalah usaha dan niat
dalam belajar. Insya Allah, dengan belajar yang baik dan cita-cita yang
diperjuangkan maka apapun pasti akan tercapai tak peduli asalnya dari SMA atau
pun SMK. Man Jadda Wa Jadda.
No comments:
Post a Comment