Ketika
seseorang yang kita kasihi, kita elu-elukan kehadiranya, keangungan cintanya
ternyata kandas juga sesungguhnya bukan perihal putus cintanya lah yang membuat
hati ini bersedih seolah-olah tak ada hari esok yang menanti. Tetapi sebenarnya
ketika kita mengatakan begitu saya rasa itu adalah suatu kekeliruan besar
karena perasaan mau bagaimanapun tidak akan pernah terputus, toh walaupun
andaikata sudah tak bertemu selama 10 tahun bahkan lebih kenangan dengan dia
bahkan perasaan itu tidak akan pernah terputus dari memori dan hati kita, hanya
saja dalam hal ini perasaan cinta yang sangat special itu telah berubah
menjelma mejadi bentuk yang lainya seperti misalnya perasaan kita terhadap
teman dengan sewajarnya. Zaman sekarang memang tak sedikit yang berprinsip
seperti itu ketika mereka mengakhiri sebuah hubungan (wait! Mengakhiri
hubungan?!) mereka berjanji akan menjadi teman…. Yaa hanya teman…. Dengan
perasaan sebagai teman pula (maybe?). kenyataan kah yang saya katakana? Cinta…
cinta…. Dan cinta adalah perasaan yang tak pernah ada putusnya apalagi cinta
kepada Ayah dan Ibu, cinta abadi sepanjang masa.
Lalu
apakah sebenarnya yang membuat kita patah hati ketika semua itu terjadi?
Mengakhiri
hubungan? Iya gitu?! Putus hubungan? Seperti yang sudah saya singgung hubungan
antara manusia dengan manusia itu sebenarnya tak akan ada putusnya juga, ketika
kita menyatakan bahwa kita sudah putus hubungan juga sebenarnya tidak tepat!
Hubungan pasti masih bisa terjalin tetapi entah dalam bentuk apa.
Dan
saya rasa ini adalah satu hal yang membuat kita menjadi menderita ketika semua
itu terjadi, adalah kandas harapan, putus harapan untuk menjalin hubungan dari
masa sekarang ke masa yang akan datang. Yap, inilah satu yang membuat dua insan
bersedih ketika harus menghadapi kenyataan itu. bukanlah perihal putus cinta
yang membuat kita bermuram durja tetapi putus harapan kita untuk bisa
melanjutkan kisah. Pasti tahu rasanya ketika kita sudah membayangan sesuatu
yang indah di suatu saat sehingga bayangan itu pun menjadi sebuah harapan yang
kita nanti-nantikan tetapi suatu ketika semua itu kandas ketika sebuah pasangan
sudah melanggar komitmennya dan lebih baik untuk jalan terpisah, seketika pun
harapan itu pasti akan runtuh dan hancur menjadi keeping-keping kesedihan. Itulah
yang membuat hati kita bersedih! Ketika kita tidak mampu merealisasikan harapan
itu dengan nyata dan harus memutuskan harapan yang sudah di bangun
tinggi-tinggi. PUTUS HARAPAN, yang membuat kita sendih.
No comments:
Post a Comment