Tamu Blog Ini...

Sunday, 22 February 2015

Ironi Kehidupan



Banyak orang yang hobinya mengejek orang lain hanya karena dia tidak suka dengan orangnya. Apa pun yang dilakukan mau itu tindakan yang membawa kebaikan selalu mendapatkan kritikan yang tajam dari orang-orang sekitarnya. Sedangkan, apa pun yang dilakukan oleh orang yang disukainya mau itu salah sekalipun selalu mendapatkan apresiasi yang antusias. Saya fikir inilah yang selama ini saya sebut sebagai kebaikan dari pemikiran yang salah dimana kebaikan itu menjadi faktor yang sangat subyetif.

Kalau kita tidak suka orangnya, mau apa pun yang dilakukan sekali pun tindakan itu membawa kebaikan dan kegunaan bagi orang banyak selalu saja tindakan itu dianggap hina oleh orang yang tidak menyukai. Apa sulitnya sih kita mulai mengangap kebaikan itu adalah kebaikan?

Banyak orang juga yang hobinya terus mengkritik seseorang dengan tidak rasional hanya karena dia tidak suka dengan orangnya. Tentu hal ini menurut saya adalah tindakan yang sangat primitif, ketika itu terjadi terkadang disitu saya merasa sedih. Mengapa dia tidak bertanya dulu ke dirinya sendiri sudah sejauh mana dia lebih baik daripada orang yang dia kritik?

Ada satu hukum alam yang harus diingat bahwa tidak semua hal yang kamu lakukan itu berharga di mata orang lain. Terkadang ketika kita mengusahakan sesuatu banyak diantara orang yang kita temui malah tidak meghargai hasil usaha yang kita perjuangkan. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang tidak bisa menghargai dirinya sendiri karena mereka pun tidak biasa dihargai oleh orang lain. Well, disinilah hukum alamnya.

Orang-orang yang kita temui memang tidak sesuai dengan exspektasi yang diinginkan. Apa pun itu anggaplah orang-orang yang bersifat seperti itu sebagai pembangun mental kita dalam menghadapi dunia apalagi jika bertemu masih di bangku sekolah anggap saja mereka itu simulasi dalam menghadapi dunia nanti setelah dewasa agar suatu saat kita sudah tau strategi apa yang harus dilakukan ketika harus berhadapan dengan orang-orang macam itu.

Urusan mereka ingin menanggapi apa pun biarlah mereka menanggapi semau mereka karena sesungguhnya segala hal yang tau benar atau buruknya hanyalah urusan kamu dengan Tuhanmu. Yang paling terpenting di hidupmu itu adalah memberikan kebahagian sejati bagi mereka dan yang paling utama adalah hidup kamu itu dapat berguna bagi orang lain J

No comments:

Post a Comment