Banyak orang yang hobinya mengejek orang lain hanya
karena dia tidak suka dengan orangnya. Apa pun yang dilakukan mau itu tindakan
yang membawa kebaikan selalu mendapatkan kritikan yang tajam dari orang-orang
sekitarnya. Sedangkan, apa pun yang dilakukan oleh orang yang disukainya mau
itu salah sekalipun selalu mendapatkan apresiasi yang antusias. Saya fikir
inilah yang selama ini saya sebut sebagai kebaikan dari pemikiran yang salah
dimana kebaikan itu menjadi faktor yang sangat subyetif.
Kalau kita tidak suka orangnya, mau apa pun yang
dilakukan sekali pun tindakan itu membawa kebaikan dan kegunaan bagi orang
banyak selalu saja tindakan itu dianggap hina oleh orang yang tidak menyukai.
Apa sulitnya sih kita mulai mengangap kebaikan itu adalah kebaikan?
Banyak orang juga yang hobinya terus mengkritik seseorang
dengan tidak rasional hanya karena dia tidak suka dengan orangnya. Tentu hal
ini menurut saya adalah tindakan yang sangat primitif, ketika itu terjadi
terkadang disitu saya merasa sedih. Mengapa dia tidak bertanya dulu ke dirinya
sendiri sudah sejauh mana dia lebih baik daripada orang yang dia kritik?
Ada satu hukum alam yang harus diingat bahwa tidak semua
hal yang kamu lakukan itu berharga di mata orang lain. Terkadang ketika kita
mengusahakan sesuatu banyak diantara orang yang kita temui malah tidak
meghargai hasil usaha yang kita perjuangkan. Kebanyakan dari mereka itu adalah
orang-orang yang tidak bisa menghargai dirinya sendiri karena mereka pun tidak
biasa dihargai oleh orang lain. Well, disinilah hukum alamnya.
Orang-orang yang kita temui memang tidak sesuai dengan
exspektasi yang diinginkan. Apa pun itu anggaplah orang-orang yang bersifat
seperti itu sebagai pembangun mental kita dalam menghadapi dunia apalagi jika
bertemu masih di bangku sekolah anggap saja mereka itu simulasi dalam
menghadapi dunia nanti setelah dewasa agar suatu saat kita sudah tau strategi
apa yang harus dilakukan ketika harus berhadapan dengan orang-orang macam itu.
Urusan mereka ingin menanggapi apa pun biarlah mereka
menanggapi semau mereka karena sesungguhnya segala hal yang tau benar atau
buruknya hanyalah urusan kamu dengan Tuhanmu. Yang paling terpenting di hidupmu
itu adalah memberikan kebahagian sejati bagi mereka dan yang paling utama
adalah hidup kamu itu dapat berguna bagi orang lain J
No comments:
Post a Comment