Tamu Blog Ini...

Wednesday, 4 March 2015

Sifat-Sifat Logam untuk Pesawat Part 1



Dalam pembuatan pesawat terutama pada bagian rangka pesawat kita perlu mempunyai pengetahuan dan pemahaman tentang kegunaan, kekuatan, keterbatasan, dan karekteristik lain dari berbagai logam penyusun pesawat. Karena jika kita tidak dapat memahami hal ini maka hal ini dapat mengurangi kinerja dan kualitas dari pesawat yang kita buat. Berikut ini adalah beberapa sifat-sifat umum dari logam yang biasanya diperhatikan dalam pembuatan pesawat seperti kekerasan, mampu tempa, dektilitas, elastisitas, dll.

Ø  Kekerasan
Kekerasan didefinisikan sebagai kemampuan suatu bahan untuk menahan abrasi, penetrasi, gaya potong, atau ganguan permanen pada logam. Sifat kekerasan ini dapat ditingkatkan dengan perlakuan pendinginan logam dan jika dipadukan dengan baja dan beberapa jenis alumunium untuk meningkatkannya adalah dengan perlakuan panas.

Ø  Kekuatan
Sifat kekuatan adalah kemampuan logam untuk menahan deformasi atau perubahan atau adalah kemampuan suatu bahan untuk menahan tegangan tanpa kerusakan.

Ø  Kepadatan
Kepadatan logam adalah berar per satuan volume dalam suatu bahan. Dalam dunia pembuatan pesawat satuan yang digunakan untuk mengukur kepadatan logam adalah inci kubik karena hal ini menentukan berat komponen sebelum pembuatan sebenarnya. Kepadatan selalu menjadi fokus utama dalam pembuatan pesawat agar pesawat mempunai berat yang tepat dan stabil.

Ø  Kelunakan
Sifat lunak pada logam adalah kemampuan logam untuk ditempa, digulung, atau ditekan ke dalam berbagai bentuk tanpa retak, pecah, atau meninggalkan beberapa bekas lainya pada logam. Sifat ini sangat diperlukan untuk beberapa bagian di pesawat seperti tutup mesin, fairings, atau pun ujung sayap.

Ø  Kekenyalan
Kekenyalan adalah sifat logam yang memungkinkan logam untuk ditarik, ditekuk, dan dipintal ke dalam berbagai bentuk tanpa adanya kerusakan yang berati. Biasanya digunakan pada kawat dan pipa logam karena mudah dibentuk dan ketahananya terhadap beban kejut. Kekenyalan hampir mirip sifatnya denga kelenturan.


 #Sumber: Buku pegangan belajar#

No comments:

Post a Comment